Pada jaman dahulu hiduplah sebuah seorang perempun bernama sri.
Dia mempunyai kakak perempuan yang selalu iri dengan kecantikannya,kesupelannya, dan kecerdasannya bernama yani.
Banyak sekali kecemburuan yani pada sri,termasuk keengganan yani untuk mengenalkan pacarnya kepada adiknya. Dia merasa takut bahwa pacarnya akan menyukai sri dan meninggalkan dia.
Bertahun-tahun selalu ada saja kecemburuan yani kepada sri, terkadang hal" yg tidak wajar.
Sampai akhirnya sri mengenal laki" yg sudah beristri dan memiliki anak.
Awalnya sri merasa tak pernah tertarik pada laki" itu.
"Toh aku cantik, mana mungkin aku akan berakhir dengan laki" yg sudah beristri" kata sri salam hati.
Namun lambat laun, sri pun mulai terbiasa dengan kehadirannya, yang dia anggap awalnya hanya sekedar menyambung silaturahmi.
Sri pun akhirnya memutuskan untuk menikah dengan laki laki itu dan menjadi istri keduanya. Namun pernikahan itu tanpa restu dari ibunda Sri. Tetapi Sri tetap memaksa menikah dan akhirnya terlontarlah sebuah perkataan dr ibunda sri, "Lebih baik kau menjadi seorang pelacur daripada engkau menikahinya". Namun sri tetap menikahi laki laki itu.
Bersambung......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar